
香港飲食業在經濟逆風下持續「退潮」,主打平價點心與海鮮的老牌中式酒樓亦難獨善其身。位於紅磡明安街的「富臨漁港」日前貼出結業公告,宣布結束營業,標誌該品牌在本港全線結業。翻查富臨集團資料,富臨漁港自2001年成立,主攻鮮活海鮮、即劏即食及早午市手製點心,營運約四分一個世紀後畫上句號。
紅磡分店是富臨漁港旗下最後一家分店,告示除感謝顧客多年支持外,亦呼籲熟客轉往集團旗下其他中菜品牌,包括富臨酒家、富臨皇宮及陶源酒家等。集團近月已持續收縮中式酒樓版圖,位於長沙灣貿易廣場的富臨酒家分店已在5月29日結業,意味富臨在短短兩個月內關閉兩家酒樓,反映其正在調整業務組合與營運策略。
對紅磡居民而言,富臨漁港結業象徵社區一個「平民飲茶」選項消失。有網民在社交平台指,該店營運多年,以較具競爭力的點心價格見稱,例如即蒸牛肉和叉燒腸粉售價約25港元、一籠三個叉燒包售15港元,被形容為區內少有的親民選擇。有街坊感嘆「紅磡無平酒樓」,亦有人認為在現時市道及成本壓力下,店舖能「頂到而家」已屬難得。
個別品牌退場的同時,粵式酒樓行業整體收縮勢頭明顯。立法會資料顯示,香港粵式酒樓在過去八年由約1,790間減至約1,500間,淨減少約290間,跌幅約16%。立法會資料研究組在6月發布的報告亦指出,2018年至2025年間,中式餐館整體數目下跌約9%,其中以粵式酒樓及菜館跌幅最為顯著。報告同時提到,上海、新加坡及韓國等地政府為老字號餐飲提供支援計劃,而本港暫未有類似針對性措施,在行業面對成本上升與需求轉變之際,如何保留傳統品牌與多元餐飲生態,正成為愈來愈迫切的政策與市場命題。

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadikan gelaran lari lintas alam sebagai salah satu ujung tombak pengembangan sport tourism. Muria Trail Run 2026 di Desa Rahtawu, Kabupaten Kudus, menjadi etalase utama strategi tersebut, dengan menggabungkan konsep Eco Green Sport Tourism dan penguatan ekonomi lokal. Ajang yang memasuki tahun kedua ini dijadwalkan berlangsung pada 1-2 Agustus 2026 di lereng Gunung Muria.
Untuk membangun eksposur dan basis peserta, panitia bersama Pemprov menggelar "Road to Muria Trail Run" di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Sabtu, 4 Juli 2026. Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, membuka dan ikut ambil bagian dalam fun run sejauh lima kilometer yang diikuti 100 pelari dari 13 komunitas lari dan trail run. Sumarno menegaskan, maraknya penyelenggaraan trail run di berbagai kabupaten/kota merupakan bagian dari agenda besar menjadikan event serupa tersebar di seluruh Jawa Tengah guna mengerek pariwisata olahraga.
Di Rahtawu sendiri, Muria Trail Run 2026 dihadirkan bukan sekadar sebagai lomba lari. Tahun ini panitia mengusung tema "Hajatan Rahtawu" yang memadukan tantangan menaklukkan jalur lereng Muria dengan nuansa pesta kampung khas desa setempat. Nuansa hajatan itu diwujudkan melalui sajian kuliner tradisional, dekorasi bernuansa lokal, serta keterlibatan warga dalam berbagai aspek penyelenggaraan, mulai dari homestay, transportasi, konsumsi hingga kebutuhan operasional lainnya.
Event Director Muria Trail Run 2026, Yuda Kristiawan, menyebut pelibatan warga menjadi fokus utama agar manfaat ekonomi tidak berhenti di level panitia dan peserta. Dengan desain tersebut, arus belanja peserta diharapkan langsung mengalir ke masyarakat desa melalui layanan akomodasi, logistik, dan produk lokal yang mereka sediakan. Yuda menambahkan, Muria Trail Run juga membawa semangat "Stride for Sustainability" dengan menonjolkan kepedulian terhadap kelestarian lereng Gunung Muria, sehingga peserta tidak hanya menikmati lintasan alam, tetapi juga diajak berkontribusi pada konservasi kawasan.
Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, panitia menargetkan lebih dari 500 peserta, atau dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Hingga awal Juli, sekitar 80 persen kuota telah terisi sementara pendaftaran masih dibuka hingga 18 Juli 2026. Melalui kombinasi promosi lewat roadshow komunitas lari, pengemasan budaya desa, dan penekanan pada aspek lingkungan, Muria Trail Run 2026 diposisikan sebagai model bagaimana sport tourism dapat menjadi instrumen untuk menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat citra destinasi wisata alam Jawa Tengah.